FB KAMTIBMAS tentang POLRI ajak masyarakat berantas Cyber Crime

FB KAMTIBMAS tentang POLRI ajak masyarakat berantas Cyber Crime

Salam POLMAS !!!

Kali ini E-POLMAS mengajak anda untuk mengajak masyarakat secara bersama-sama memberantas Cyber Crime atau setidaknya mencegah agar tidak menjadi korban kejahatan dari Cyber Crime itu sendiri. Hal ini sebagaimana dilansir oleh laman www.megapolitan.kompas.com beberapa waktu yang lalu :

Tujuh kasus cyber crime atau kejahatan yang dilakukan lewat internet dan telepon yang diungkap oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus, Kamis (11/4/2013) lalu, menunjukkan maraknya cyber crime saat ini.

“Masyarakat harus berperan serta untuk membantu mengatasi masalah ini,” kata Kepala Subdit III Sumdaling Ditreskrimsus AKBP Nazli Harahap, Sabtu (13/4/2013), saat dihubungi Kompas.com.

Nazli mengatakan, ada tiga hal yang membuat masyarakat enggan melapor kepada pihak kepolisian atas kasus penipuan melalui internet atau telepon. Pertama, karena malas dan kurangnya kepercayaan kepada polisi untuk menangani kasus tersebut. Kedua, kerugian yang dirasakan oleh masyarakat tersebut masih dinilai terlalu kecil. Dan ketiga, rasa kepercayaan pada diri sendiri yang kurang.

“Rasa kepercaaan diri yang kurang bisa jadi karena malu karena tertipu,” kata Nazli.

Kanit III Sat III Ditreskrimsus Roberto GM Pasaribu juga menambahkan, jika dilihat dari sisi kriminologi, crime is a shadow of civilization, kejahatan adalah bayangan dari peradaban. Semakin tinggi teknologi semakin banyak juga tindak kejahatan yang muncul.

Biasanya, kata Roberto, penipuan berkedok toko online memiliki motif serupa, yakni harga yang jauh di bawah harga normal dan tampilan yang terkesan menggiurkan. Sifat konsumtif masyarakat Indonesia yang tinggi dan media iklan yang berlebihan juga mengambil peran dalam timbulnya bibit penipuan secara online.

“Untuk menghindari, kenali dan pelajari dulu toko online. Perhatikan harga dan tampilannya. Mainkan logika ekonomi. Hindari sifat konsumtif, jangan langsung percaya dan jangan langsung panik ketika diminta transfer cepat, coba untuk di-delay dan cek kembali,” kata Roberto.

Semoga bermanfaat…

[Total: 0    Average: 0/5]