MODUS PENIPUAN kupon hadiah dalam makanan atau minuman kemasan

MODUS PENIPUAN kupon hadiah

E-POLMAS Halo Sahabat POLMAS… Kali ini E-POLMAS akan membagikan sebuah rangkuman tentang beberapa MODUS penipuan dengan cara menyebar kupon hadiah dalam makanan atau minuman kemasan yang marak terjadi, hal ini sebagaimana dilansir oleh laman www.iqbalrois.wordpress.com beberapa waktu yang lalu:

Penipuan dengan modus kupon berhadiah semakin agresif! Kalau tadinya kupon hadiah tipu-tipu ini hanya kita temukan dalam kemasan produk (kopi, snack, deterjen dll), sekarang kupon tersebut malah diantar ke rumah-rumah seperti brosur promo.

Tadi pagi saya nemu kupon berhadiah di depan rumah. Tergeletak persis di luar pagar, seolah-olah tercecer, padahal tau banget itu sengaja ditaruh di situ. Kuponnya masih bersampul plastik rapi. Begitu dibuka, seperti biasa, isinya adalah kupon kecil yang menyatakan:

Selamat!!! Anda mendapatkan hadiah utama 1 unit mobil Nissan March

Kupon tersebut adalah untuk program “Tarik Tissuenya, Asyik Hadiahnya” yang diselenggarakan PT. Sinarmas Group, produsen tissue Paseo, Nice, Jolly dan Toply.

Bersama dengan kupon, disertakan dua lembar kertas kecil. Kertas pertama berupa ‘Surat Keterangan Kepolisan’ yang berisi pernyataan bahwa kepolisian siap memberikan sanksi atau hukuman sesuai hukum yang berlaku bila terjadi kerugian dari pihak pemenang dalam pengurusan pemenang. Ada tanda tangan Kapolda Metro Jaya segala; Drs. Wisnu Andayana S.Ik. Macam betol aja!

Lembar kertas kedua berupa ‘Surat Pemberitahuan Pemenang’. Di situ tertera syarat dan ketentuan pengambilan hadiah. Kita disuruh menghubungi nomor 021 4000 8822 atau 082125831777 untuk konfirmasi hadiah. Dijelaskan pula bahwa pajak hadiah Mobil Nissan March tersebut, yakni sebesar Rp. 41.750.000, ditanggung oleh penyelenggara. Kita hanya perlu membayar Biaya Balik Nama yang harus dibayar sebelum hadiah dikirim. Besarnya berapa? Telepon dulu ke nomor di atas…

Alhamdulillah yah, zaman udah modern. Saya tinggal cari informasi di internet; Buka facebook, trus like fanpage-nya Paseo Tissue. Ternyata oh ternyata di fb-nya Paseo Tisue tersebut sudah banyak aduan tentang penipuan yang mengatasnamakan PT Sinarmas Group. Fiuh, syukurlah..

Dijelaskan pula di fanpage tersebut bahwa nomor hotline promo “Tarik Tissuenya, Asyik Hadiahnya” adalah (021)578-53665, bukan 021 4000 8822 atau 082125831777. Dan beberapa penjelasan lain yang mencerahkan konsumen. 

Sebenarnya tanpa mengecek di facebook pun, saya bisa dengan mudah menebak ini penipuan berdasarkan ciri-ciri sebagai berikut:
1. Kupon dicetak dengan kualitas rendah. Kelihatan bahwa pelaku mencetaknya dengan menggunakan printer tinta suntik murahan dan kertas A4 70 gram
2. No. telepon yang diberikan adalah nomor hp, padahal hampir mustahil sebuah perusahaan nasional mencantumkan no. hp untuk dihubungi pelanggannya.

Berdasarkan pengalaman sahabat kita di atas, E POLMAS memberi himbauan sebagai berikut :

  • Pihak kepolisian tidak pernah mengeluarkan surat atau apapun bentuknya sebagaimana terlampir dalam gambar yang digunakan oleh pelaku penipuan tersebut. Apalagi menggunakan foto dengan pakaian dinas seperti tersebut dalam gambar. Dan apabila di cek lebih teliti, jabatan dan pangkat serta foto biasanya tidak sama atau tidak sesuai dengan pejabat yang sebenarnya.
  • Apabila masyarakat menemukan kupon serupa baik dalam makanan atau minuman dalam kemasan, segera laporkan ke kantor polisi terdekat. Abaikan semua isi surat tersebut. Karena 99% adalah menipu anda.
  • Apabila anda masih belum yakin, lakukan konfirmasi melalui call center resmi penyelenggara, JANGAN menelpon call center yang tertera dalam kupon tersebut, karena call center itu pasti HOAX atau PALSU

Itulah MODUS PENIPUAN yang saat ini marak terjadi, harap berhati-hati apabila mendapatkan kupon hadiah seperti itu ataupun model lainnya.  Jangan mudah percaya, konfirmasi melalui saluran komunikasi yang anda miliki. Tanyakan kepada petugas yang berwenang. Pelaku bisa saja merubah nama bisnis online tersebut, namun modusnya biasanya tetap. Saat ini pihak Polri juga berusaha untuk menangkap pelakunya. Semoga sahabat POLMAS terhindar dari penipuan seperti ini dan pelaku serta jaringannya segera dapat diberantas habis oleh Polri. Amin yaa rabbal alamin…

[Total: 0    Average: 0/5]