TIPS AMAN dari kata-kata BOHONG

TIPS AMAN dari kata-kata BOHONG

Halo Sahabat POLMAS… Dalam kehidupan sehari-hari tentu kita sering bergaul dengan banyak orang dengan berbagai tipe dan latar belakangnya. Dalam sebuah percakapan , tanpa disadari terkadang lawan bicara kita atau kita sendiri sering menunjukkan gejala atau gerakan tubuh tertentu yang sebenarnya itu merupakan gejala reflek dari tubuhnya saat sedang berbohong atau menjawab dengan jawaban yang tidak benar. Nah menurut Dr. Lillian Glass, ahli analisa bahasa tubuh yang pernah bekerja untuk FBI ternyata ada cara lain yang bisa kita lakukan untuk mendeteksi kebohongan, yaitu dengan mengamati kebiasaan atau bahasa tubuh si pembohong

Kali ini E-POLMAS akan membagikan sebuah TIPS AMAN dari kata-kata BOHONG sebagaimana dimuat dalam laman www.apakabardunia.com beberapa waktu yang lalu. Berikut adalah tips nya :

  1. Perubahan posisi kepala. Jika Anda mengajukan suatu pertanyaan, dan orang yang Anda tanya itu merubah posisi kepala seperti memiringkan, menunduk, menarik kepala ke belakang sebelum dia menjawab berarti dia sedang berbohong.
  2. Perubahan pola bernafas. Jika seseorang mulai berbohong mereka cenderung menarik nafas lebih berat, ini karena detak jantung dan aliran darah berubah (menjadi tegang dan gugup).
  3. Berdiri diam. Secara reflek Anda akan berbicara sambil menggerakkan anggota tubuh, namun jika seseorang berbicara dengan posisi diam ini patut diwaspadai karena posisi kaku ini menandakan orang tersebut sedang dalam kondisi “bertahan”.
  4. Mengulang kata. Mengulang kata menandakan kalau orang tersebut sedang meyakinkan kebohongan kepada dirinya sendiri. Selain itu bisa juga dia sedang mengulur waktu untuk menyusun kebohongan selanjutnya.
  5. Berbicara terlalu banyak. Jika Anda mengajukan pertanyaan dan orang tersebut berbalik memberondong Anda dengan jawaban-jawaban yang panjang, yang bahkan detail informasinya tidak berkaitan dengan pertanyaan Anda, bisa jadi dia sedang berbohong, pembohong biasanya memberondong Anda dengan informasi agar Anda percaya.
  6. Menyentuh mulut. Memegang mulut atau bibir pada dasarnya menunjukkan kalau orang tersebut enggan untuk berbicara. Fakta yang keluar dari mulut orang yang enggan berbicara bisa jadi tidak valid.
  7. Menutupi bagian rawan tubuh. Ketika orang berbohong dan menjadi gugup mereka cenderung menutupi bagian tubuhnya yang dianggap rawan seperti tenggorokan, perut, dan dada.
  8. Menggerakkan kaki. Ketika orang berbohong mereka cenderung menggerakkan/menggoyang kaki, tingkah ini menunjukkan orang tersebut tidak nyaman dengan situasi yang ada dan ingin segera pergi.
  9. Sulit berbicara. Untuk kasus ini biasanya ketika orang dalam kondisi stress, sistem saraf secara otomatis mengurangi produksi air liur, efeknya adalah mulut terasa kering dan susah bicara.
  10. Menatap terlalu lama. Perhatikan apakah lawan bicara menatap mata Anda terlalu lama tanpa berkedip, bisa jadi dia sedang berusaha mempengaruhi Anda lewat tatapan matanya.

Semoga pesan kamtibmas ini bermanfaat untuk kita semua…

[Total: 0    Average: 0/5]