TIPS AMAN memilih penyedia jasa PEMBANTU RUMAH TANGGA

TIPS AMAN memilih penyedia jasa PEMBANTU RUMAH TANGGA

Halo Sahabat POLMAS… Akhir-akhir ini sering sekali pemberitaan kasus kriminal yang melibatkan para pembantu rumah tangga, seperti kejadian pencurian, perampokan, penganiayaan anak hingga pembunuhan terhadap majikan. Hal inilah yang membuat kita harus waspada dan semakin merasa kesulitan untuk cari pembantu rumah tangga yang benar-benar bisa dipercaya.

Kali ini E-POLMAS akan membagikan sebuah TIPS AMAN memilih penyedia jasa PEMBANTU RUMAH TANGGA sebagaimana dimuat dalam laman www.id.theasianparent.com beberapa waktu yang lalu. Berikut adalah tips nya :

  1. Rekomendasi Kerabat. Anda bisa minta tolong pada kerabat di desa untuk cari pembantu rumah tangga dan mintalah rekomendasi terhadap calon pembantu yang mereka tahu.Umumnya kerabat kita membantu mencarikan calon pembantu yang baik menurut mereka dan pandangan lingkungan sekitar, sehingga kitapun merasa aman.
  2. Agen Penyalur Pembantu. Alternatif lainnya, Anda bisa cari pembantu rumah tangga melalui biro jasa penyalur pembantu yang terpercaya, dan jelas identitasnya. Anda bisa meminta rekomendasi dari rekan kantor ataupun dari tetangga sekitar rumah untuk mendapatkan biro jasa dengan track-record yang baik. Sebaiknya pilih biro jasa yang telah berpengalaman bertahun-tahun.
  3. Komunikasi dari hati ke hati. Pada tahap lanjutan cari pembantu rumah tangga, tentunya Anda akan melakukan interviewdengan calon pembantu Anda. Pada tahapan ini Anda bisa melakukan komunikasi dari hati ke hati untuk saling mengenal. Kadang dalam proses ini bisa timbul ‘chemistry’ yang membuat Anda sendiri bisa menentukan pilihan yang terbaik bagi Anda dan keluarga.
  4. Latar Belakang. Selama proses cari pembantu rumah tangga, Anda bisa meminta KTP dan Kartu Keluarga untuk memastikan kejelasan identitas calon pembantu Anda. Sehingga jika terjadi apa-apa, Anda memiliki data alamat tujuan untuk melacaknya.
  5. Riwayat Kerja. Riwayat kerja bisa Anda dapatkan baik langsung dari informasi calon pembantu maupun dari pihak yang merekomendasikan saat awal proses cari pembantu rumah tangga. Anda bisa memilih calon pembantu yang telah memiliki pengalaman kerja lebih lama. Perlu juga diketahui alasan kenapa mereka berhenti dari majikan yang dulu. Anda bisacross check pada majikan terdahulu untuk mengetahui kebenarannya.
  6. Masa Percobaan. Anda bisa membuat perjanjian terkait masa percobaan selama 1 atau 3 bulan untuk mengetahui dan mengamati kesungguhannya dalam bekerja. Jika Anda merasa cocok, Anda bisa melanjutkannya namun jika merasa kurang cocok, bicarakan baik-baik dan berikan semua hak seperti gaji bulanan dan ongkos transportasi pulang untuknya. Akan lebih baik lagi jika Anda meluangkan waktu untuk mengantarnya baik pulang ke kampung halaman maupun kembali ke kantor agen penyalurnya.
  7. Perlakuan Baik. Anda bisa menganggap pembantu Anda sebagai salah satu bagian dari keluarga. Berikan makanan dan tempat tidur yang layak. Anda juga bisa memberikan waktu pribadi untuk mereka, misal memberikan 1 hari libur dalam 1 minggu di mana pembantu Anda bebas tugas. Anda bisa juga memberikan ilmu berupa pelatihan atau Anda ajarkan sendiri agar suatu hari, jika ada kesempatan dia dapat memulai usaha sendiri.
  8. Hubungan Baik. Anda bisa melakukan pendekatan pada pembantu Anda dengan cara berkomunikasi dengan keluarganya di kampung dan sekaligus memberikan kesempatan kepada pembantu Anda untuk berkomunikasi dengan keluarganya, sehingga dia bisa semakin betah dan justru semakin segan dengan kebaikan Anda.

Semoga pesan kamtibmas ini bermanfaat untuk kita semua…

[Total: 1    Average: 5/5]